Minggu, 04 Februari 2018

Separuh Sayap Sharlon

rusak adalah satu kata yang tidak diinginkan oleh setiap manusia. temannya rusak adalah bagus atau baik, tentu setiap manusia menginginkan yang terbaik dalam hidupnya. jika semua baik-baik saja apakah dirimu akan berfikir? atau dirimu akan bergerak lebih? tentu tidak. bersyukurlah atas lubang-lubang kerusakan dihidupmu. mungkin kamu tidak menyukai bahkan membenci karna kamu belum memikirkan sesuatu untuk memperbaikinya. setelah itu, kamu tidak akan diam saja pada keadaan yang tidak kamu sukai. tak ada yang nyaman dari sebuah kerusakan yang mengganggu rasa baikmu. begitulah kehidupan yang dirasakan sharlon pada saat itu ketika separuh sayapnya pergi. sharlon yang terbiasa terbang di hidupnya dengan kedua sayap yang indah dan kuat, kini harus menjalani kehidupannya dengan separuh sayap yang rusak. sayap kanan sharlon yang indah adalah seorang ibu yang slalu menemani kehidupannya. malaikat yang slalu menjaganya di dunia, yang pertama mengajarkan tentang bagaimana menjalani kehidupan agar peri kecilnya dapat melihat kehidupan yang indah dengan hati yang tulus merasakan jutaan kebahagiaan. jutaan kebahagiaan yang akan ia lihat dengan kedua matanya tentang indahnya matahari terbenam saat senja datang bersama gemuruh ombak yang tak mau kalah memberikan suara ketenangan. melihat hijaunya pemandangan dari atas bukit yang mempesona, atau melihat air yang jatuh dari ketinggian lalu mengaliri air sungai. tentu ada jutaan kebahagiaan yang dapat dirasakannya kala semua itu terlihat oleh mata indahnya.

sharlon alana puteri adalah anak pertama dari tiga bersaudara. mempunyai satu adik perempuan dan satu adik laki-laki yang bernama karley alesya puteri dan ramaditya putera, sharlon biasa memanggilnya dengan panggilan arley dan adit. meskipun aku adalah anak pertama namun yang paling memiliki sifat manja kepada ayah dan ibu. adik-adikku sudah terbiasa dengan itu, aley adik perempuanku ini hanya sedikit saja jika ingin bermanja sama ayah dan ibu. namun, aley yang paling perduli terhadap aku dan adit ia sangat memperhatikan kami. adit adik laki-laki yang cuek sekali dengan penampilan bahkan ia juga cuek dengan kami, begitulah adit yang selalu punya rasa bodo amat terhadap apapun tentang dirinya. kami semua adalah keluarga sederhana yang saling menghangatkan rumah kecil itu, tempat kami beristirahat dan berkumpul bersama. ibu adalah seorang wanita yang hobi memasak dan kami semua penggemar masakan ibu. masakan yang simple sampai rumit, ibu juga ahli dalam membuat kue bolu dan jago membuat kami semua kepedesan saat makan dengan sambal buatannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar